Takkan Terganti

Kala bersua denganmu, ragu tak lagi bersamaku. Untaian kata indah yang tergambarkan melalui pola permainan yang cantik pun tak pernah gagal melukis senyum di wajahku. Ketika nyanyian-nyanyian itu bergemuruh, rasa semangat kembali tumbuh. Masa itu sungguhlah indah. Ya, ketika kita sama-sama menikmati manisnya kemenangan. Yang tak lain adalah buah dari perjuangan. Kita yang pernah merasakan sakit bersama, kita yang dahulu menangis dan saling menguatkan. Masih adakah kenangan itu kalian simpan ?

Dan puluhan saudara kita yang menutup usianya, kala dirinya sama-sama melantunkan melodi yang sama dengan kita. Apakah kalian masih mengingatnya ? Masihkah rasa bosan jadi alasan kalian untuk tidak berjuang sepenuh hati ? Lantas, bagaimana dengan mereka yang bertarung hingga mati demi sebuah harga diri ?

Ingatkah kalian di hari itu ? Dimana dua gol yang tercipta sore itu mampu menggetarkan sebuah gedung megah berisi puluhan ribu jiwa ? Ingatkah kalian kala itu, dimana sang surya menjadi saksi, bahwa kota ini kembali meraih gelar yang ke sebelas kali ? Ingatkah kalian saat itu, dimana teriakan “CHAMPIONE !” mendengung keras di langit senayan ? Tidakkah kalian rindu dengan masa itu ?

Jika sanubari tak lagi berjalan, untuk apa kalian masih bertahan ? Jika hati tak lagi berfungsi, untuk apa kalian tetap di sini? Aku memang pernah berjanji, untuk selalu mendampingimu hingga mati. Namun, apa masih ada rasa tanggung jawab kalian kepada kami ?

Suka duka yang kita lewati bersama, benar-benar membuatku bangga. Bangga menjadi bagian dari sebuah perjalanan sejarah Sepakbola Jakarta. Walaupun kadang tak dianggap, aku rela untuk tetap di sini, menjadi bukti bahwa kami memang berjuang sepenuh hati.

Rasa cinta yang mengakar di jiwa ini, tak lagi bisa berubah sedikitpun, walau sering disakiti, kami tetap berjanji bahwa kalianlah sang nomor satu di hati. Ada satu ungkapan yang berbunyi, “Tuhan tidak akan menakdirkanku untuk berada di sini, jika tidak ada satupun yang bisa kuberi.” Jika cinta itu masih melekat di tiap-tiap langkah kalian, jika semangat itu masih bisa mengalahkan rasa bosan, maka buktikan !

Janji Kami, meski sering dikecewakan, Kami takkan pernah meninggalkan !

Persija, Kamu takkan pernah terganti.

Share post :

Leave a Reply