HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI TENTANG AFC CUP 2018

Setelah menjalani musim 2017 yang cukup baik, akhirnya Persija Jakarta akan kembali berlaga di kancah Asia setelah absen kurang lebih selama 17 tahun. Persija bersama Bali United ( Play-Off Liga Champions) dan Madura United (waiting List AFC Cup), menjadi tiga wakil Indonesia di kompetisi Asia musim depan.

Persija berhasil menjadi wakil Indonesia di AFC Cup, kasta kedua kompetisi klub-klub Negara Asia. Atau bisa dibilang Europa League-nya Asia, setalah berhasil finish di urutan keempat Liga 1 2017 dan juga lolos verifikasi yang dilakukan AFC (konfederasi sepakbola Asia).

AFC Cup 2018 merupakan kompetisi Asia pertama untuk Persija dalam 17 tahun terakhir. Jadi, ada beberapa hal yang harus anda ketahui tentang kompetisi kasta kedua di Asia ini:

SEJARAH KOMPETISI

AFC Cup pertama kali digelar pada tahun 2004. Kompetisi ini awalnya diperuntukkan bagi negara-negara yang infrastruktur dan kekuatan sepakbolanya baru berkembang. Namun, seiring berjalannya waktu, pada tahun 2009 AFC Cup kemudian dijadikan kompetisi sepakbola kasta kedua di Asia, di bawah AFC Champions League seperti hubungan yang terjadi pada Europa League dan UEFA Champions League di Eropa.

FORMAT KOMPETISI

Pada musim pertamanya, tim-tim yang berhak ikut AFC Cup dimasukkan ke dalam lima grup. Tiga grup diisi oleh klub-klub dari Asia Barat dan Asia Tengah, sementara dua grup lainnya diisi oleh tim-tim dari Asia Timur dan Asia Tenggara. Pada musim pertama ini AFC Cup hanya diikuti oleh delapan belas klub. Pada gelaran pertama ini regional Asia Tenggara diwakili oleh klub-klub dari Malaysia dan Singapura.

Dari lima grup akan diambil para juara grup dan tiga peringkat dua terbaik untuk masuk ke fase gugur. Pada gelaran pertama ini, klub asal Suriah, Al-Jaish meraih juara setelah mengalahkan sesama wakil Suriah, Al-Wahda, dalam partai final yang diselenggarakan dua leg.

Pada musim-musim selanjutnya, format kompetisi dan jumlah peserta berubah seiring membaiknya keadaan sepakbola di Asia. Pada musim 2018, musim yang akan diikuti oleh Persija, format kompetisi akan sama seperti musim 2017. Di musim 2018, AFC Cup akan diikuti oleh 36 klub, di mana para klub-klub peserta akan dibagi ke dalam sembilan grup, tiap grup akan diisi oleh klub yang berasal dari tiap-tiap asosiasi sepakbola regional. Termasuk di dalamnya Asean Football Federation, asosiasi sepakbola regional Asia tenggara, yang merupakan asosiasi regional tempat Persija bermain.

Dengan format kompetisi tersebut, Persija dapat dipastikan akan berada di antara grup F, G, atau H, yang merupakan grup di mana klub-klub yang berasal dari regional Asia Tenggara berada.

Pemenang dari tiga grup tersebut, akan langsung masuk ke zonal semi final, dan satu peringkat dua terbaik akan melengkapi jumlah klub menjadi empat yang akan berlaga di semi final zona AFF.

Juara dari zona AFF, akan berhadapan dengan salah satu dari juara zona lain, yang pemenangnya akan berlaga di partai final.

Sebagai catatan, pemenang dari zona Asia Barat akan langsung melaju ke partai final. Sementara klub-klub yang berasal dari zona lain harus saling berhadapan terlebih dahulu untuk mencapai partai final.

TANGGAL-TANGGAL PENTING

  • Drawing untuk menentukan grup mana yang akan ditempati oleh masing-masing klub akan dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2017.
  • Fase grup akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2018 sampai 25 April 2018.
  • Fase zonal semi final akan dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2018 sampai 16 Mei 2018.
  • Zonal Final akan dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2018 dan 8 Agustus 2018.
  • Pemenang dari Asean akan melaju ke Inter Zona semi final, yang akan dilaksanakan pada tanggal 21/22 Agustus 2018 dan 28/29 Agustus 2018.
  • Pemenang dari inter zona semi final akan melaju ke inter zona final, yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2018 dan 3 Oktober 2018.
  • Pemenang dari inter zona final sudah ditunggu oleh pemenang dari zona Asia Barat. Partai Grand Final akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2018.

Sumber: the-AFC.com

Suka apapun yang berbau Jakarta. Lahir di Jakarta, besar di Jakarta, hidup di Jakarta. Bisa diajak ngobrol di @rizkipasus

Share post :

Leave a Reply